Rabu, 15 Juni 2011

Grace … Grace that is greater than all my sin

Beberapa hari yang lalu saya sempat mengikuti retret yang diadakan gereja saya

Ret2 tersebut diberi nama ret2 A LIFE (Abundant Life) –transforming spirituality-

Ini retreat yang ke-3 gereja saya adakan.. dan dua retreat sebelumnya saya tidak dapat ikut.

Satu kata yang dapat saya ucapkan saat ini Thanks God.. Really Thanks God..

Bersyukur sekali bisa ikut retreat ini ditengah-tengah mungkin ini kali terakhir saya bisa ikut di retreat ini.
Betapa saya kembali menyadari bahkan mungkin lebih dari tersadarkan lagi..
How amazing His Grace.. How amazing His Cross..

Saya manusia berdosa yang tak terukur dosanya, tapi Salibnya ternyata juga tak terukur besarnya panjangnya, tingginya, dalamnya lebarnya.. tak terukur… tak terukur dalam hidup keberdosaan saya..
Hari pertama hari kedua di lalui, sampai benar benar mengalami sesi terakhir di hari kedua dan sesi pertama hari ketiga yang berlimpah air mata.. 

Semakin hari kami dibentuk semakin mengerti apa itu arti bertumbuh, apa itu arti pengalaman rohani, apa arti aktivitas agamawi, apa itu arti KASIH dan arti SALIB..

Semakin menuju closing saya semakin mengerti bahwa saya ada hanya karena anugrah, saya sekarang hanya karena anugrah dan itu tidak lebih. Saya pikir saya tidak hanya mengerti secara kognitif tapi saya semakin merasakan kebenaran dan dalamnya arti kalimat tersebut.

Bahkan selama ibadah perjamuan kudus di akhir hari. Saya semakin menemukan ketidaklayakan saya untuk datang menghampiri perjamuan kudusnya. Siapa saya sampai Ia menyatakan tanda kasihNya dan Ia mau bersekutu menjadi satu dengan saya! Siapa saya??

Hal inilah yang terus membuat saya exicting dengan iman kepercayaan saya bahwa bukan saya yang aktif. Tapi Ia Allah yang aktif inisiatif melakukannya lebih dahulu.

Saya datang dengan gentar tapi juga sukacita. Kalau pinjam istilah nya seperti pengantian perempuan yang datang menhampiri altar dengan gentar tapi juga bahagia.

Mengetahui Ia mau pakai dan mau memanggil saya, saya semakin yakin bahwa ini bukan karena saya mau tetapi karena Ia yang telah terlebih dahulu bekerja di dalam kehidupan saya. Ini semua Semata-mata  hanya anugrahNya dan Belas KasihanNya.

Tuhan terima kasih untuk salibMu  dan ingatkan aku kalau aku akan selalu membutuhkan salibMu ya Tuhan, selalu.. Selalu…

Now, new beginning..
Grace … Grace that is greater than all my sin


-d^^-

Tidak ada komentar: